Header
Ditulis oleh magang 2013 pada 2013-10-20 07:54:27

Makhluk hidup diklasifikasikan ke dalam tiga domain, yaitu Archaea, Bacteria, dan Eukarya. Eukarya dibedakan dari dua domain yang lain berdasarkan adanya membran nukleus, organel-organel bermembran, ribosom 80S, dan lain-lain (Madigan, et al., 2009). Berdasarkan sistem klasifikasi yang diajukan oleh Adl, et al. (2012), Eukarya dapat dikelompokkan ke dalam lima supergrup. Kelima supergrup tersebut adalah Amoebozoa, Opisthokonta, Excavata, SAR (Stramenopila-Alveolata-Rhizaria), dan Archaeplastida. Supergrup tersebut dapat dianggap sama dengan kingdom.


Amoebozoa dan Opisthokonta dikelompokkan sebagai Amorphea. SAR dan Archaeplastida dikelompokkan sebagai Diaphoretickes. Anggota kelompok Amorphea dicirikan oleh bentuk sel yang tidak tetap jika tidak ada pembatas, seperti dinding sel. Keberagaman morfologi dan karakteristik seluler yang mendasar menyebabkan SAR dan Archaeplastida dikelompokkan ke dalam Diaphoretickes. Sistem klasifikasi ini merupakan revisi sistem klasifikasi yang juga diajukan oleh Adl, et al. pada tahun 2005. Pada sistem klasifikasi tersebut, SAR dipisahkan ke dalam dua supergrup yang berbeda, yaitu Chromalveolata (terdiri dari Stramenopila dan Alveolata) dan Rhizaria. Istilah Amorphea dan Diaphoretickes belum ada pada sistem klasifikasi tersebut (Adl, et al., 2012; 2005).


 

Gambar1. Pohon Filogeni Eukarya (Adl et al., 2012)

Amoebozoa

Amoebozoa merupakan sekelompok organisme yang dicirikan oleh sel amoeboid. Anggota supergrup ini dapat berupa sel yang berpelindung atau tidak, pada umumnya memiliki kista, nukleus berjumlah satu, dus, atau banyak, dan memiliki mitokondria dengan krista berbentuk tabung atau bercabang. Supergrup Amoebozoa dibagi ke dalam dua belas takson, yaitu:

1. Tubulinea, contoh: Amoeba, Chaos, dan Difflugia.

2. Discosea, contoh: Endostelium.

3. Archamoebae, contoh: Entamoeba, Mastiginia, dan Pelomyxa.

4. Gracilipodida, contoh: Filamoeba dan Flamella.

5. Multicilia

6. Protosteliida, contoh: Planoprotostelium dan Protostelium.

7. Cavosteliida, contoh: Cavostelium dan Tychosporium.

8. Protosporangiida, contoh: Protosporangium, Ceratiomyxa, dan Clastostelium.

9. Fractovitelliida, contoh: Grellamoeba dan Soliformovum.

10. Schizoplamodiida, contoh: Schizoplamodium dan Ceratiomyxella.

11. Myxogastria, contoh: Dydimium, Trichia, dan Physarum.

12. Dictyostelia, contoh: Acytostelium dan Dictyostelium (Adl, et al., 2012).

 

Opisthokonta

Opisthokonta memiliki karakteristik berupa silia posterior tunggal tanpa mastigonema, sepasang kinetosom atau sentriol, dan krista mitokondria yang berbentuk pipih. Metazoa (Animalia, Porifera, Mesozoa, dan Trichoplax) dan Fungi merupakan anggota supergrup Opisthokonta. Opisthokonta terdiri dari dua takson, yaitu:

1. Holozoa, contoh: Capsasporia, Ichyophonus, Monosiga, Euspongia, Felis, dan Homo.

2. Nucletmycea, contoh: Nuclearia, Mucor, Saccharomyces, Neurospora, dan Ganoderma (Adl, et al., 2012).

 

SAR

SAR merupakan gabungan dari tiga kelompok besar Eukaryota, yaitu Stramenopila, Alveolata, dan Rhizaria. Kata SAR merupakan akronim dari ketiga takson tersebut.

1. Stramenopila, memiliki dua silia heterokonta dan krista mitokondria tubular. Contoh: Chrisomonas, Sargassum, dan Laminaria.

2. Alveolata, memiliki alveola kortikal dengan celah silia atau nikropor dan krista mitokondria berbentuk tubuler atau ampuliformis. Contoh: Noctiluca, Plasmodium, dan Paramecium.

3. Rhizaria, berupa sel amoeboid (pada umumnya) dengan pseudopodia dan cangkang. Contoh: Trinema, Nucleosarcomonas, dan Filoreta (Adl, et al., 2012; Baldauf, 2008).

 

Archaeplastida

Archaeplastida merupakan supergrup yang mencakup alga merah, alga hijau, dan tumbuhan.  Karakteristik anggota Archaeplastida berupa adanya plastida fotosintetik dengan pigmen klorofil a, dinding sel yang pada umumnya terbuat dari selulosa, produk penyimpanan berupa pati, dan krista mitokondria berbentuk pipih. Archaeplastida terdiri dari tiga takson, yaitu:

1. Glaucophyta, plastida berupa cyanelle dengan pigmen klorofil a dan memiliki dua membran sel dengan dinding sel terbuat dari peptidoglikan. Contoh: Glaucocystis.

2. Rhodophyceae, memiliki plastida sederhana dengan pigmen klorofil a dan tidak memiliki sentriol atau struktur mikrotubular 9 + 2 lainnya. Contoh: Stylonema, Gracilaria, dan Gelidium.

3. Chloroplastida, memiliki sentriol dan plastida yang mengandung klorofil a dan b. Contoh: Ulva, Volvox, Spirogyra, Chara, Sphagnum, Equisetum, Pinus, Magnolia, dan Citrus (Adl, et al., 2012).

 

Excavata

Excavata merupakan sekelompok organisme yang memiliki lekukan makan (feeding-groove). Lekukan tersebut berfungsi untuk menangkap dan mencerna partikel kecil. Excavata dapat dikelompokkan menjadi tiga takson, yaitu:

1. Metamonada, contoh: Enteromonas, Giardia, dan Trichomonas.

2. Malawimonas

3. Discoba, contoh: Jakoba, Euglena, dan Trypanosoma (Adl, et al., 2012)


Sumber:

Adl, Sina M., Alastar G. B. Simpson, Christopher E. Lane, Julius Lukes, David Bass, Samuel S. Bowser, Matthew W. Brown, Fabien Burki, Micah Dunthorn, Vladimir Hampl, Aaron Heiss, Mona Hoppenrath, Enrique Lara, Line le Gall, Denis H. Lynn, Hilary McManus, Edward A. D. Mitchell, Sharon E. Mozley-Stanridge, Laura W. Parfrey, Jan Pawlowski, Sonja Rueckert, Laura Shadwick, Conrad L. Schoch, Alexey Smirnov, dan Frederick W. Spiegel. 2012. “The Revised Classification of Eukaryotes.” The Journal of Eukaryotic Microbiology 59(5): 429-493

Adl, Sina M., Alastar G. B. Simpson, Mark A. Farmer, Robert A. Anderson, O. Roger Anderson, John R. Barta, amuel S. Bowser, Guy Brugerolle, Paul Kurgens, John Krug, Christopher E. Lane, Louise A. Lewis, Jean Lodge, Denis H. Lynn, David G. Mann, Richard M. McCourt, Leonel Mendoza, Øjvind Moestrup, Sharon E. Mozley-Stanridge, Thomas A. Nerad, Carol A. Shearer, Alexey Smirnov, Max F. J. R. Taylor, dan Frederick W. Spiegel. 2005. “The New Higher Level Classification of Eukaryotes with Emphasis on the Taxonomy of Protists.” The Journal of Eukaryotic Microbiology 52(5): 399-451

Baldauf, Sandra L. 2008. “An Overview of the Phylogeny and Diversity of Eukaryotes.” Journal of Systematics and Evolution 46(3): 263-273

Madigan, Michael T., John M. Martinko, Paul V. Dunlap, dan David P. Clark. 2009. Brock Biology of Microorganisms, Twelfth Edition. San Francisco: Benjamin Cummings.


Oleh: Mhd Fauzi Ramadhani Nasution (Biologi 2012)



 




Ditulis oleh admin pada 2013-10-17 19:17:14

EMBRIO
EMANG BRITANYA ANAK BIO


            

~Allahuakbar allahuakbar, walillahilham~ Ciee, selamat idul adha yaaaa, ciee. Kok cie sih? Apa coba yang diciein? Bingung kan? Yaudah, daripada bingung, mending baca EMBRIO Jilid 3 hari ini. Yok! THISSISSIT!

 

SPAGETI? MALDINI? FETUCCINI?, NO! It’s FIBONACI!

Tahu kan? Yah, Minggu ini (16-18 okt) kita ada kegiatan kolaborasi ama anak HIMAFI di acara FIBONACI (Yeee, prok prok prok). Dan anak-anak Nymphaea akan memperkenalkan ilmu biologi ke anak-anak SMP. TAPI, kita masih kurang massa nih. Bantu YUK! Waktunya itu hari Kamis jam 1-4 dan hari Jumat jam 8-11. Cuman 3 jam doang. Pasti seru, ketemu adek2 SMP, siapa tau ada yang jadi jodoh (Tenang, cuman beda 10 taun kok, kayak Raffi Ahmad ama Yuni SARA (Suku Agama Ras Agama (Naon coba??)). Bakal jalan2 ke SMP di bandung nih. Tenang, Insyaallah dibiayain, minimal dari ortu masing2. Jika massa tidak ada yang minat, maka kita bakal minta bantuan ke petugas comlabs. Tapi yang dijelasin jadi bukan biologi, tapi cara ngisi AI3. So? Jangan mau, yu Kita Kenalin BIO. Yang mau daftar, sms kak Gisa 085759997767. Tapi kalo yang mau order semen, bisa ke Pt. Ajat Jaya 081238492819. #YUKngeFIBONACI! Kita belajar buat mengenalkan bio sejak usia dini.

 

H-2 DUAR DUAR! WISUDA DA DA DA. . .

            Hmm, bau apa nih? Bau baunya sih, wisudaan. YUP! Betul banget, emang bentar lagi wisuda (yang nanya kok jawab sendiri). Udah tau kan wisuda nite malem tanggal 18 dan wisday tanggal 19? Pasti udah tau dong (loh, yang nanya jawab sendiri lagi). Yu, kita ramaikan nih wisudaan kali ini yang bertema GREAT GATSBY. Oia, kalo kamu kosong, yu bantu panitia, bisa dari dekor, danus, atau apapun, yang penting kita bantu biar wisnitenya maksimals. Dan jangan lupa, dateng pas hari H nya yaaaah. Jangan ampe ketinggalan di acara wisudaan kali ini, sekalian REPRESHING AKHIR MINGGU. #YUKWisuda #WisudaNymphaea

 

ALHAMDULILLAH, PARA KONTINGEN TELAH PULANG

            Yoo, kemaren senen, Internal bikin acara Goes To Pangalengan. Yah, walau sedikit, tapi oke punya. Mulai dari jalan-jalan ke bukit, naik mobil ke kebun teh, ngangkat mobil Andreas karena masuk lubang, ampe ke danau. Oke sih acaranya. Buat yang kmaren gabisa, santai aja, bakal ada kegiatan seru lainnya. Stay tune w/ Nymphaea!

            Selain itu juga, anak2 ekspedisi akuatik baru saja berpulang ke bandung. Petualangan di Pulau Pari ini juga ga kalah seru. Berilmu sambil berlibur. Nah, buat kalian2 yang ingin ikut bertualang juga, nantikan ekspedisi alam ghaib Terestrial yah, Pantengin juga keprof kita di minggu-minggu berikutnya.

 

WAH, banyak Agenda minggu ini. Yu sobri and sobra, datang dan seru2an bareng. Jangan ampe ketinggalan yah. FIBONACI, WISUDA, dan lainnnya. Tunggu berita gaul asik berikutnya di EMBRIO! Volume berikutnya.




Ditulis dalam berita | Tag : kampus | 0 komentar
Ditulis oleh admin pada 2013-10-07 21:16:12

Jeng jeng jeng jeeeeeng, jeng jeng jeng jeeeeeng (musik Horror). Yow men, assalaamualaikum. Berjumpa sama EMBRIO lagi. Akhirnya, bisa ketemu sama media berita paling apdet, paling hits, paling fenomenal di jagat alam semesta ini. Kalo ampe hari ini ga baca EMBRIO, lu ga APDEIT MEN. So, Let’s Get start the BERITAZ!

 

KAMI BERAKSI, KAMI BERTANGGUNG JAWAB

            6 bulan sudah, program kerja BPH Nymphaea berjalan. Namun ingat, selama keberjalanannya, ada yang harus ditanggung, dan ada yang harus dijawab. SO, DPA Membersembahkan LPJTT BPH NYMPHAEA 2013/2014. LPJ akan berlangsung pada hari selasa dan rabu (8-9 oktober 2013) jam 18.45 – selesai, di kebab (rencana awalnya mau di warung pasta, sayang tidak diizinkan sarpras ITB). Mengingat Bahwa LPJ TT ini tidak bisa Streaming atau nonton langsung dari rumah, maka massa Nymphaea diharuskan hadir di tempat (Berlaku kuorum juga loh guys). Kalian bisa bertanya atau berkomentar mengenai segala proker yang telah berjalan atau sudah berjalan. So? Mw nunggu apalagi? #YUKLPJTT #TTsiapa? #TTBPHNYMPHAEA

 

“ANU” MENIPIS, PROKER MENANGIS

            ~Pap sipapap preman preman. Wo uo, pap sipapap metropolitan~ Mungkin lagu itu terngiang saat para bendahara menagih uang kas di himpunan. Namun ternyata, penagihan uang ini bukan karena alasan pribadi, tapi karena ANU sedang menipis (ANU disini maksudnya Anggaran Nominal Uang). Hayu sob, makannya, yuk bayar. Dengan bayarnya uang kas, kan enak, bisa ikutan kegiatan Nymphaea dengan gratis, atau disubsisidi. Jangan biarkan ada proker yang menangis karena tak diberi ANU sama Kakak Donat. Yuk bayar ke para bendahara angkatan masing2 (2010 Era, 2011 Giani, 2012 Meutia) atau bayar langsung juga bisa ke donat. Karena itu, #YukBayar #Bayar?TonikumBayar? #ItuBayerBro

 

BUNGA TERATAI + CINCIN DITUSUK = NGAJAR SMP?

            Collaboration, is coming. Yah, taukah kalian kawan2? Nymphaea (Himpunan Berlogo Bunga Teratai) dan HIMAFI (Himpunan Berlogo Cincin Ditusuk) mengadakan sebuah kerja yang bersama sama yang disebut dalam KBBI dengan kata KERJASAMA yang bernama FIBONACI. Nah, kita bakal ngenalin illmu sains kepada anak2 SMP nantinya. Kenapa sains? Karena kalau ilmu ukur bintang, itu mah prokernya anak himastron. Acaranya akan berlansung selama 3 hari16-18 oktober. Dan kita semua berkesempatan buat gabung. Nantikan info berikutnya yaa

 

PMB? Pingin Makan Bubur? BUKAN ITU! INI PMB SITH 2013!

Ciyee, selamat ya buat ketua baru PMB (ALE Kehutanan 2012). Nah, sekarang buat Kalian NYMPHAEANS, Siap siap buat NGECENGMODUSJELALATANMemberi ilmu sama adik2 kita. Bantu Panitia PMB biar mereka ga salah pilih jurusan ke depannya. Karena kalianlah, sang penerus Nymphaeans ke depannya.


Okey brow, Sekian berita dari EMBRIO. Tunggu BERITAZ Berikutnya. SALAM CINTA untuk seluruh anak NYMPHAEA! Jangan lupa, SEBARKAN KE KAWAN2 sebelahmu.







Ditulis dalam berita | Tag : kampus dpa | 0 komentar
Ditulis oleh admin pada 2013-10-01 19:40:32

Dibawah ini adalah highlight utama majalah TIME pada 19 Agustus 2013:



Apakah yang terjadi dengan lebah hingga disorot majalah TIME? Apakah kita kurang tanggap terhadap kondisi lebah akhir-akhir ini? Perhatikan grafik jumlah populasi lebah di US tahun hingga tahun . Fakta mengejutkan ternyata pada tahun 2000 hingga sekarang populasi lebah berkurang hingga 30 persen dari tahun ke tahun!. Apakah yang menyebabkan hal tersebut? Apa dampak yang terjadi jika lebah benar-benar punah dari muka bumi? Artikel ini menjelaskan hal-hal tersebut.



Akhir-akhir ini terjadi kematian massal koloni lebah yang dikenal sebagai  CCD (Colony Colapsing Disorder).  Kelangkaan lebah ini , mengakibatkan perusahaan Agrikultur California mendatangkan 1.2 juta koloni  lebah untuk mempolinasi almond.  Hilangnya lebah secara tiba-tiba ini menurut  Marla Spivax disebabkan oleh kombinasi faktor multidimensi berikut:

1.      Pertanian Monokultur & Pupuk Sintesis

Dahulu kebutuhan nitrogen tanaman dipenuhi dengan penanaman cover crops (tanaman legum yang berada di antara tanaman budidaya utama). Kemudian dengan adanya sumber nitrogen sintesis dari luar (seperti pupuk sintesis), tanaman cover crops cenderung dihilangkan sehingga pertanian cenderung monokultur. Padahal cover crops adalah salah satu sumber nektar utama lebah.

 

2.      New Class of Pesticide

Seringnya aplikasi pestisida dan munculnya jenis pestisida baru berpengaruh terhadap keberlangsungan hidup lebah.  Penelitian dari Pennsylvania University menemukan bahwa polen dan nectar yang dibawa lebah kembali ke sarang mengandung hingga enam jenis residu dan produk samping pestisida.

Salah satu jenis pestisida baru yang dianggap sangat berbahaya adalah golongan Neonicotinoid. Neonicotinoid diaplikasikan di akar tanaman, tetapi ternyata menyebar hingga ke nektar dan polen. Pestisida ini memiliki waktu retensi yang sangat lama hingga 19 tahun. Pestisida ini memiliki toksisitas yang tinggi pada organisme non-target seperti lebah.

 

3.      Parasit, Penyakit & Praktek Inbreeding

Beberapa tahun lalu muncul parasit lebah yaitu Veroa distructor. Kematian lebah tidak terhindarkan akibat adanya parasite tersebut. Setelah diteliti lebih jauh, hal tersebut juga disebabkan  karena keragaman lebah yang sudah mulai berkurang karena praktek pembudidayaan yang cenderung tertutup sehingga menyebabkan perkawinan dalam koloni saja (inbreeding).

 


Ketiga faktor penyebab CCD tersebut, bukan merupakan faktor yang terpisah tetapi ketiganya berinteraksi hingga menyebabkan terjadinya kematian masal lebah. Karena flowerless landscape dan praktek monokultur lebah harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan makanan. Setelah mendapatkan sumber makanan, ternyata nektar yang dihasilkan mengandung racun yang membahayakan. Hal tersebut tentu akan meningkatkan mortalitas lebah, Ditambah lagi, keragaman lebah yang rendah tentu akan rentan terhadap serangan penyakit yang akan menurunkan populasi lebah lebih jauh lagi.

Mungkin, selama ini lebah hanya terkenal sebagai penghasil madu. Peran lebah di alam jauh lebih besar dan berhubungan langsung dengan kepentingan manusia. Lebih dari sepertiga tanaman pangan dunia menggantungkan keberhasilan proses polinasinya pada lebah. Dunia tanpa lebah adalah dunia tanpa buah, sayuran,  dan kacang-kacangan. Perhatikan toko sayuran dibawah jika di bumi terdapat lebah (kiri) dan jika lebah lenyap dari bumi (kanan), hal tersebut cukup untuk menjadi bukti betapa pentingnya lebah, sehingga sebisa mungkin kita harus menjaga eksistensi lebah di dunia ini.


Dunia dengan lebah


Dunia tanpa lebah


Dikutip dari TED Speech oleh Marla Spivak (Social Insect Professor, Minnesota University)

Oleh: Danang Crysnanto (Biologi 2010)





Ditulis dalam artikel sains | Tag : info sains | 0 komentar
Ditulis oleh dpa pada 2013-09-20 06:58:30

(Rabu, 18/9/13) Setelah terjadi penundaan karena tidak mencapai kuorum, kemarin telah dilakukan Hearing dan Musyawarah Anggota dalam rangka pemilihan senator HIMABIO “Nymphaea”. Rangkaian acara ini diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Anggota Nymphaea 2013-2014. Setelah dibuka pendaftaran selama kurang lebih satu minggu, diperoleh dua nama calon senator yaitu Nuraini (Ani) dan Tharra Kurniaputri. Keduanya merupakan anggota Nymphaea angkatan 2010.

Seperti biasa acara dimulai dengan penghitungan kuorum tiap angkatan. Setelah dibuka oleh Rubyantara Jalu Permana selaku moderator, acara dilanjutkan dengan presentasi dari kedua calon. Presentasi pertama dimulai dari Ani yang mengusung visi senator yang ikhlas dan bertanggung jawab . Ani berkeinginan membuat massa Nymphaea lebih peduli dengan hal-hal seputar  KM ITB. Beberapa proker yang akan dijalankannya seperti Meet Your Senator yang akan diisi dengan diskusi santai seputar isu-isu yang berkembang di kampus. Presentasi pun beralih ke Tharra yang mengusung visi senator yang informatif. Tharra ingin mencerdaskan massa Nymphaea tentang KM ITB. Tharra pun membawa proker Ngeces atau Ngemil Cantik bersama Senator.

Usai presentasi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan panelis. Hearing ini menghadirkan dua orang panelis, yaitu Aryo Budhi S. (Senator HIMASITH“Nymphea” 2012-2013) dan Dwiyantari W. (Senator HIMASITH “Nymphaea” 2011-2012). Sesi pertama diisi oleh panelis Aryo. Selama 45 menit, kedua calon diberikan pertanyaan-pertanyaan seputar pengetahuan tentang wawasan KM ITB. Salah satu hal yang menarik di sesi ini adalah ketika kedua calon ditanyakan tentang permasalahan di kemahasiswaan ITB dimana keduanya memiliki cara pandang yang berbeda. Menurut Ani dulu mahasiswa ber-KM ITB karena memiliki musuh bersama tetapi sekarang tantangannya sudah beda dan tidak jelas sehingga himpunan pun berjalan sendiri-sendiri. Di sisi yang lain, menurut Tharra lembaga-lembaga di KM ITB saling menuntut dan menyalahkan. Tharra juga menambahkan bahwa mahasiswa ITB saat ini semakin “ikut-ikutan” seperti membuat acara tapi hanya sekedar formalitas dan tanpa mengerti esensi yang sebenarnya.

Panelis kedua, Tari, membuka sesinya dengan melemparkan pertanyaan kepada massa apa urgensinya memilih senator. Sebelum memulai sesi tanya jawab, Tari memberikan pencerdasan kepada massa seperti apa senator itu dan bagaimana sejarah kesenatoran di Nymphaea. Pertanyaan-pertanyaan berkisar seputar visi sebagai senator. Kedua calon sama-sama memprioritaskan keluarga, akademik, kongres, lalu Nymphaea.

Sesi panelis pun berlanjut dengan sesi bebas dari massa. Pada sesi ini massa bebas untuk mengajukan pertanyaan kepada dua calon. Usai sesi bebas, kedua calon dipersilakan keluar dari forum karena akan dilakukan MA. Pemilihan pada MA ini mengacu pada parameter yang telah disepakati bersama oleh forum yaitu komitmen dan ketersediaan waktu, pengetahuan tentang himpunan, ide inovatif, dan kedekatan dengan massa. Setelah selama kurang lebih 30 menit bermusyawarah, dengan mempertimbangkan setiap parameter, maka terpilihlah Tharra Kurniaputri sebagai Senator HIMABIO “Nymphaea” 2013-2014. Semoga Senator terpilih dapat menjalankan amanahnya dengan sebaik-baiknya dan membawa perubahan pada kesenatoran Nymphaea maupun KM ITB ke arah yang lebih baik.


Oleh: Khoirunnisa Istiqomah (DPA 2013-2014)




Ditulis dalam berita | Tag : kampus dpa senator | 0 komentar
Komentar Terbaru
Twitter Feed