(Rabu, 18/9/13) Setelah
terjadi penundaan karena tidak mencapai kuorum, kemarin telah dilakukan Hearing dan Musyawarah Anggota dalam rangka pemilihan senator HIMABIO
“Nymphaea”. Rangkaian acara ini diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Anggota
Nymphaea 2013-2014. Setelah dibuka pendaftaran selama kurang lebih satu minggu, diperoleh dua nama calon senator yaitu Nuraini (Ani) dan Tharra Kurniaputri.
Keduanya merupakan anggota Nymphaea angkatan 2010.

Seperti biasa acara dimulai
dengan penghitungan kuorum tiap angkatan. Setelah dibuka oleh Rubyantara Jalu
Permana selaku moderator, acara dilanjutkan dengan presentasi dari kedua
calon. Presentasi pertama dimulai dari Ani yang mengusung visi senator yang
ikhlas dan bertanggung jawab . Ani berkeinginan membuat massa Nymphaea lebih
peduli dengan hal-hal seputar  KM ITB.
Beberapa proker yang akan dijalankannya seperti Meet Your Senator yang akan
diisi dengan diskusi santai seputar isu-isu yang berkembang di kampus. Presentasi
pun beralih ke Tharra yang mengusung visi senator yang informatif. Tharra ingin
mencerdaskan massa Nymphaea tentang KM ITB. Tharra pun membawa proker Ngeces
atau Ngemil Cantik bersama Senator.

Usai presentasi, dilanjutkan
dengan sesi tanya jawab dengan panelis. Hearing ini menghadirkan dua orang
panelis, yaitu Aryo Budhi S. (Senator HIMASITH“Nymphea” 2012-2013) dan
Dwiyantari W. (Senator HIMASITH “Nymphaea” 2011-2012). Sesi pertama diisi oleh panelis Aryo. Selama 45 menit, kedua calon diberikan
pertanyaan-pertanyaan seputar pengetahuan tentang wawasan KM ITB. Salah satu
hal yang menarik di sesi ini adalah ketika kedua calon ditanyakan tentang
permasalahan di kemahasiswaan ITB dimana keduanya memiliki cara pandang yang
berbeda. Menurut Ani dulu mahasiswa ber-KM ITB karena memiliki musuh bersama
tetapi sekarang tantangannya sudah beda dan tidak jelas sehingga himpunan pun
berjalan sendiri-sendiri. Di sisi yang lain, menurut Tharra lembaga-lembaga di
KM ITB saling menuntut dan menyalahkan. Tharra juga menambahkan bahwa mahasiswa ITB saat ini semakin “ikut-ikutan” seperti membuat acara tapi hanya sekedar
formalitas dan tanpa mengerti esensi yang sebenarnya.

Panelis kedua, Tari, membuka
sesinya dengan melemparkan pertanyaan kepada massa apa urgensinya memilih
senator. Sebelum memulai sesi tanya jawab, Tari memberikan pencerdasan kepada
massa seperti apa senator itu dan bagaimana sejarah kesenatoran di Nymphaea.
Pertanyaan-pertanyaan berkisar seputar visi sebagai senator. Kedua calon
sama-sama memprioritaskan keluarga, akademik, kongres, lalu Nymphaea.

Sesi panelis pun berlanjut
dengan sesi bebas dari massa. Pada sesi ini massa bebas untuk mengajukan
pertanyaan kepada dua calon. Usai sesi bebas, kedua calon dipersilakan keluar
dari forum karena akan dilakukan MA. Pemilihan pada MA ini mengacu
pada parameter yang telah disepakati bersama oleh forum yaitu komitmen dan
ketersediaan waktu, pengetahuan tentang himpunan, ide inovatif, dan kedekatan
dengan massa. Setelah selama kurang lebih 30 menit bermusyawarah, dengan
mempertimbangkan setiap parameter, maka terpilihlah Tharra Kurniaputri sebagai
Senator HIMABIO “Nymphaea” 2013-2014. Semoga Senator terpilih dapat menjalankan
amanahnya dengan sebaik-baiknya dan membawa perubahan pada kesenatoran Nymphaea
maupun KM ITB ke arah yang lebih baik.


Oleh: Khoirunnisa Istiqomah (DPA 2013-2014)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published.