Acara yang penting nggak
penting tapi penting banget, sayang
untuk dilewatkan. Dari judulnya jelas sudah hal-hal yang ditawarkan disini,
kata “Makan” mewakili jutaan keping snack penuh MSG dan makanan-sulit-dimasak lainnya yang dengan
ajaibnya tersedia tanpa pemungutan biaya sepeserpun, kata “Bersih”
mewakili tujuan penting nomor dua dari acara ini yaitu kebersihan himpunan,
ketika banyak tempat di sudut kampus yang terkeroyok oleh sampah, Sekretariat
Nymphaea tetap kinclong walaupun hanya sekali-kali. Jadi dua kata di atas bukan
tujuan utama? Lalu tujuan utamanya apa? Tujuan utama Nymphaea Bersih itu nggak jauh dari aku, kamu, dan dia.

Bukan soal asmara. Ini soal keluarga.

Oke, mari kita lanjutkan, jadi Makan Bersih ini dimulai pada
pukul sembilan pagi di sekre himpunan tercinta. Dimulai dari satu, dua, tiga,
lalu 9176343 orang yang hadir sedari pagi setelah mengumpulkan niat hingga
mereka sanggup datang untuk
bersenang-senang di sini. Pusat kegiatan terbagi tiga, ada yang sibuk di dalam
sekre untuk bersih-bersih dan menginventarisasi barang-barang, ada yang di
selasar himpunan buat masak-masak, dan ada juga yang dengan kerennya mengurus taman
himpunan. Semuanya berjalan sinergis demi tercapainya kerakyatan yang adil dan
beradab, keberjalanan kegiatan diiringi musik dangdut yang liriknya cukup
mengesalkan walau tetap saja menghasilkan (mungkin) milyaran tawa pada hari
itu, mungkin ini yang namanya benci jadi tawa.

Berjam-jam para manusia HIMABIO Nymphaea menyapu, mengepel,
memasak, merusak, dan meradang akhirnya sedikit demi sedikit hasilnya mulai tampak,
berkat andil kurang lebih 51 orang yang hadir pada hari itu karya-karya nyata
mulai terlihat satu persatu. Lantai dalam ruangan sekre yang bersih setelah
disapu, dipel, dan disayang dengan apik, buku-buku di rak pun sudah tersusun
rapih, semuanya mantap dilihat dari depan, belakang, samping, maupun bawah. Di
taman telah berdiri beberapa tiang penyangga untuk menggantung dan menopang
tanaman agar dapat menghiasi sekre himpunan saat siang ataupun malam, saat
panas maupun dingin, saat ramai maupun sepi, saat tangis mulai menyesakkan
udara, dan saat senyum datang untuk melepas semua resahnya. Di selasar? Mantap!
Menu yang dipesan maupun tidak pada awal acara sudah mulai siap satu persatu,
menu-menu yang disajikan memberikan suasana mewah di acara Makan Bersih kali
ini. Bala-bala yang dengan barbarnya diaduk dan digoreng dalam minyak restoran,
telur dadar kornet yang walau tampak amburadul tetap memberikan secercah
harapan bagi insan-insan berperut kosong, tumis pakcoy yang memikat dengan
irisan-irisan tipis dan potongan-potongan manisnya, sambal Pangalengan yang manis
di awal pedas di akhir, hingga es burung dara yang segar terhidang di meja di
selasar sekre himpunan.

Semua sudah lengkap! Semua pekerjaan berat telah
diselesaikan, kini saatnya menuju acara puncak dimana semua massa himpunan
Nymphaea berkumpul di selasar untuk bersiap makan dan memberikan penghargaan
bagi massa terajin dari anggota baru Nymphaea pada acara Makan Bersih hari itu.
Kerja keras akan hambar tanpa apresiasi, pekerja-pekerja keras ini dengan sialnya diberi lembaran kertas
nasi sebagai bentuk apresiasi dan sedikit pengabadian momen: berfoto satu frame
dengan kadiv BRT.

Oke saatnya makan! Kekacauan terjadi demi mengisi perut pada
waktu itu, apabila tidak ada yang datang mengatur baku hantam akan sangat
mungkin terjadi demi segigit bala-bala. Makan-makan pada hari itu sungguh tidak
biasa, udara sungguh ringan walaupun perut mulai memberat, tawa sana-sini,
kemanapun pandangan terlempar yang terlihat adalah kawan-kawan terbaikmu untuk
kini dan nanti, ada yang kurang? Tentu tidak, kehangatan berhimpun seperti ini
sangat cukup untuk mempertahankan senyum menuju hari-hari berikutnya, sampai
jumpa di acara berikutnya,anggap 
kenanganmu disini adalah benih untuk bunga dewasa nanti. Salam Makan
Bersih.

Oleh: M. Razick Masyyka

Foto: M. Ajib Badri

Leave a Reply

Your email address will not be published.